9 Trik Supaya Kamu Tidak Menelepon Mantan Kekasih

Kesepian bisa menggoyahkan tekad kamu untuk tidak menelepon mantan kekasih (khususnya saat hubungan baru berakhir), tapi kamu tidak akan pernah bisa melupakan dia jika tidak berusaha mengeluarkannya dari hidup kamu. Berikut adalah sembilan trik supaya kamu tidak menelepon mantan kekasih yang telah kami kumpulkan dari sejumlah wanita yang sama seperti kamu.

1. Menghapus informasi kontaknya.


“Sederhana, tapi sangat efektif.”
Kunci untuk memutuskan hubungan sepenuhnya adalah totalitas. Jika kamu memang harus menghubungi mantan, kamu selalu bisa meminta nomornya dari teman atau melalui media sosial. jJadi cara ini juga berfungsi sebagai tindakan sementara sampai kamu yakin sudah melupakannya.

2. Menghubungi teman wanita yang akan menghardik kamu.


“Saya mengatakan kepada teman saya bahwa saya ingin menelepon mantan, dan dia melontarkan banyak kata-kata keras yang membuat saya sadar.”
Dengan menelepon seorang teman terlebih dahulu, kamu punya waktu untuk menenangkan perasaan dan memikirkannya sekali lagi. Pilihlah teman yang kamu tahu tidak akan menggunakan kata-kata manis, yang bisa membantu kamu melupakan ide untuk menelepon mantan.

3. Menyibukkan diri sehingga kamu tidak punya waktu untuk menelepon.


“Bekerja atau bermain, terserah, yang penting sibukkan diri!”
Beberapa wanita memilih untuk mengurangi waktu luang supaya mereka tidak pernah punya kesempatan untuk menelepon. Rencanakan untuk menyibukkan diri di perjalanan berangkat dan pulang kerja, pada malam hari, atau jam berapa pun yang biasanya kamu isi dengan menelepon dia saat masih berpacaran.

4. Ingatlah alasan kamu putus dengannya, dan belajarlah membencinya.


“Saya berusaha mengingat semua hal kecil yang membuat saya marah.”
Kita memiliki kecenderungan untuk memandang masa lalu dengan lebih indah, jadi kamu perlu mengambil tindakan drastis seperti ini saat kesedihan masih terasa. Selama kamu bisa meyakinkan diri bahwa hubungan telah berakhir untuk selamanya, kamu tidak akan merasakan dorongan untuk mendengar suaranya lagi.

5. Berjanji kepada seorang teman bahwa kamu tidak akan menelepon mantan lagi.


“Saya merasa seperti pecundang bila menelepon mantan setelah bersumpah tidak akan melakukannya.”
Ini merupakan langkah efektif untuk hati yang sangat rapuh. Jika kamu masih kurang yakin, cobalah menambahkan konsekuensi yang tidak menyenangkan untuk motivasi ekstra, seperti, “Kalau aku melanggar janji ini, aku akan _____________.”

6. Mempertimbangkan tagihan pulsa kamu, dan pikirkan apakah dia pantas ditelepon.


“Silakan mengatakan saya pelit, tapi obrolan telepon yang lama akan menghabiskan pulsa.”
Pikirkan dengan tenang apakah uang bisa menghentikan keinginan kamu untuk meneleponnya. Kamu juga bisa membandingkan biayanya dengan hal lain yang lebih menyenangkan, seperti makan siang enak atau menonton film bersama teman-teman.

7. Meyakinkan diri bahwa lebih baik main jinak-jinak merpati.


“Saya lebih suka membuat dia menyesal telah meninggalkan saya, daripada menjadi mantan yang masih berharap.”
Beberapa wanita meyakinkan diri mereka untuk melakukan hal sebaliknya: merebut hati mantan dengan TIDAK menelepon. Trik ini digunakan dalam banyak novel roman, jadi cobalah dan lihat sendiri hasilnya.

8. Ganti namanya di ponsel kamu dengan “Mantan 1”.


“Cara itu membantu mengolah perspektif saya.”
“Ini adalah trik untuk membantu kamu mengingat bahwa ada alasan mengapa orang yang ingin kamu telepon itu tidak akan kamu temui lagi. Kenyataan ini akan menyadarkan kamu saat membuka daftar kontak dan menyelamatkan kamu dalam momen-momen lemah.

9. Menginap di rumah seorang teman wanita supaya kamu tidak menghabiskan malam sendirian.


“Saya pasti memikirkan dia saat sendirian di malam hari.”
Supaya kamu tidak menelepon mantan karena kesepian, paksa diri kamu untuk menghabiskan malam bersama seorang teman. Teman yang baik akan selalu ada untuk menghibur dan mengalihkan perhatian kamu setelah putus cinta, serta memberi nasihat tentang hubungan.