8 Pernyataan yang Meningkatkan Kepercayaan Diri Pria

Percaya atau tidak, beberapa pria memiliki sifat cukup sensitif dan mereka sering menganggap sesuatu terlalu serius atau minder karena hal-hal kecil. Dalam beberapa kejadian, perasaan ketidakpastian atau kecemasan tidak berdasar yang dialami pasangan dapat menyebabkan kegagalan hubungan yang tidak bisa diperbaiki. Bagaimana cara kamu mendorong dan memotivasi pasangan kamu? Hari ini, kami akan membahas 8 situasi di mana komentar sederhana bisa meningkatkan kepercayaan dirinya.

1. “Temanku mengagumimu.”


Cara ini hampir selalu berhasil, terutama jika dia merasa memiliki harga diri rendah. Pilihlah topik apa saja—pekerjaan, sekolah, keahlian, penampilan—dan katakan kepada dia bahwa temanmu sangat menyanjungnya. Mengetahui pandangan obyektif temanmu, dia akan merasa dirinya kredibel dan semangatnya terpacu. Dia mungkin ingin tahu detail yang spesifik, jadi bersiaplah dengan jawaban jujur dan meyakinkan.

2. “Ini jauh lebih baik daripada menjadi terlalu percaya diri.”


“Aku tidak cukup jantan dan merasa tidak yakin pada diri sendiri.” Jika dia berbagi kelemahannya, ingatkan dia bahwa orang yang terlalu percaya diri sering kali menyebalkan. Dia akan sadar bahwa lebih baik untuk tidak terlalu percaya diri. Namun, pastikan untuk mengingatkan dia agar tetap bersemangat.

3. “Aku pintar dalam menilai karakter seseorang, terutama pria.”


Ketika pasangan merasa ragu tentang masa depannya, cara ini mungkin menjadi dorongan terbaik yang bisa kamu berikan kepadanya. Pria sering kali terkagum-kagum dengan keahlian wanita dalam menilai potensi laki-laki. Jika pacarmu tahu bahwa kamu telah mengakui potensinya, dia akan merasa bersemangat dengan masa depannya.

4. “Menurutku kamu hebat dengan apa adanya dirimu.”


Ucapan ini sangat efektif jika dia merasa pesimis tentang kemampuannya di tempat kerja atau sekolah. Katakan padanya untuk tidak mengkritik diri sendiri. Kamu menyukai dia apa adanya. Cobalah membantunya mengurangi rasa kebencian pada diri sendiri dan mengingatkan nilai lebih yang ada dalam dirinya.

5. “Tak ada kekhawatiran. Bersamamu saja sudah lebih dari cukup.”


“Aku merencanakan malam kencan romantis, tapi sejauh ini, hanya biasa saja…” Jika tampaknya pasangan merasa gagal, tunjukkan rasa terima kasih dengan mengatakan bahwa “bersama dirinya saja sudah membuatmu bahagia.” Dia tidak perlu merasa tertekan untuk membuat setiap malam kencan terlihat sempurna. Lepaskan bebannya dan dia bahkan mungkin bisa menunjukkan beberapa hal spontanitas.

6. “Sekarang mungkin sulit, tapi nanti hal baik pasti akan datang!”


Jika dia merasa buruk karena gagal di tempat kerja atau sekolah, ingatkan bahwa itu hanyalah sementara. Bisa dipahami bila kegagalan tersebut membuat dia merasa pesimis dengan masa depannya. Tugas kamu adalah membuka mata dan memperluas pandangannya. Dia akan segera sadar bahwa dirinya bukan satu-satunya orang yang pernah melakukan kesalahan. Dia akan melihat cahaya di ujung terowongan.

7. “Aku merasa kepercayaan dirimu yang kurang itu sungguh manis!”


Ini adalah pendekatan yang tidak lazim, memuji kepercayaan diri yang kurang pada pasangan. Bagaimanapun juga, unsur kejutan yang dikombinasikan dengan rasa aman bahwa kamu masih mencintainya akan mampu memberi dorongan yang tidak biasa pada dirinya untuk menjadi pribadi lebih baik. Langkah ini mungkin lebih efektif untuk pacar yang lebih muda—kamu harus ekstra hati-hati bila menerapkannya pada pacar yang lebih tua.

8. “Kamu membuatku jatuh cinta padamu, kan?”


Jika dia merasa rendah diri dengan penampilan atau penghasilannya, pernyataan ini mungkin ampuh untuk mendapatkan kembali kepercayaan dirinya. Cara ini bahkan lebih efektif jika dia tahu standarmu tinggi.