9 Penyebab Kemarahan Wanita yang Tidak Dipahami Pria

Terkadang pria benar-benar tidak sadar melakukan hal-hal yang bisa membuat pacar mereka marah. Apa saja jenis tindakan pemicu kemarahan tersebut? Kami menggunakan data survei terhadap sejumlah pria untuk menyampaikan, “9 penyebab kemarahan wanita yang tidak dipahami pria.”

1. Tidak merespons pesan teks karena tidak berakhir dengan sebuah pertanyaan


“Aku tidak tahu aku seharusnya menjawab…” Pesan teks bisa menjadi urusan sepele bagi pria, dan mereka pikir menerima informasi saja lewat pesanmu sudah cukup tanpa perlu memberi respons. Alih-alih memilih bertengkar dengan pacarmu karena hal tersebut, cobalah mengatakan padanya, “Menerima pesan teks seperti ini akan membuatku senang,” untuk menunjukkan dia cara yang tepat.

2. Makan di luar bersama seorang wanita, meskipun sepenuhnya hanya platonik


“Kami bahkan tidak bertemu berduaan saja. Aku tidak paham apa masalahnya.” Jika pacarmu memiliki beberapa teman dekat wanita, dia mungkin tidak mengerti dari mana kecemburuanmu berasal. Cobalah membicarakan hal ini bersamanya secara jujur dengan berkomentar seperti, “Aku merasa sedikit ditinggalkan dan cemburu karena mereka sudah mengenalmu jauh lebih lama daripada aku,” dan dia mungkin bisa berempati dengan apa yang kau rasakan.

3. Tanpa bertanggung jawab ingin berhenti bekerja untuk “berpetualang” atau “mengejar mimpi-mimpinya”.


“Aku hanya mengikuti impian-impianku, aku pikir dia akan mendukungku…”
Setiap orang memiliki impian yang ingin mereka raih, dan tanpa terkecuali pacarmu. Dia mungkin membutuhkan dukunganmu dalam mempertimbangkan hidup dan jalan kariernya. Namun, jika hasrat barunya tersebut adalah berhenti dari pekerjaan dan berkeliling dunia atau entah dari mana memulai sebuah band rock, dengan sedikit perencanaan, cukup bijaksana menunjukkan padanya bahwa kenyataan tidak selalu sesuai dengan harapan, sehingga dia bisa sepenuhnya yakin bahwa berhenti dari penghasilan tetapnya merupakan ide yang cerdas.

4. Merespons “Aku sangat sibuk bekerja sehingga mungkin tidak bisa meneleponmu untuk sementara waktu”, dengan tidak menelepon sama sekali


“Aku hanya melakukan apa yang dia minta.” Para pria mungkin tidak selalu bisa menangkap semua isyarat halus yang kamu berikan. Bahkan jika secara diam-diam kamu ingin dia sesekali memberi kejutan dengan panggilan telepon ketika “kamu terlalu sibuk,” akan lebih baik katakan langsung saja pada pacar dan tentukan kapan tepatnya kamu ingin dia menelepon.

5. Merespons dengan jujur saat ditanya tentang mantan


“Aku hanya bersikap jujur, dan aku memberi tahunya hanya karena dia bertanya.” Beberapa pria jujur untuk suatu kesalahan, dan bahkan mungkin memuji mantan pacar di depanmu tanpa menyadari itu akan membuat kamu merasa insecure. Alih-alih berdiam diri merenungkan hal tersebut, cobalah beri dia sindiran, tapi dengan perkataan yang jelas seperti, “Oh, sayang sekali kamu harus putus dengan mantanmu yang manis itu,” untuk mengingatkan dia bahwa pujian tentang mantan tidak membuatmu merasa hebat.

6. Memberikan solusi yang logis ketika diminta mendengarkan suatu masalah


“Aku sungguh-sungguh berusaha memberi dia nasihat yang baik.”
Pacarmu mungkin tidak paham mengapa kamu kesal setelah dia berusaha keras memberi saran terbaiknya untuk masalah yang kamu hadapi. Cobalah jangan terlalu marah, dan jelaskan bahwa kamu hanya mencari seseorang yang mau mendengarkan saja, bukan memberi tahu apa yang harus kamu lakukan. Pastikan mengatakan itu dengan lembut, karena kemungkinan dia hanya mencoba untuk membantu.

7. Bercanda tentang berat badan atau fisikmu dalam cara yang baik


“Aku berkata ‘Oh, kamu tetap terlihat manis meskipun berat badanmu bertambah’ dan dia marah besar.” Ada beberapa pria yang tidak menyadari bahwa ketidakpercayaan dirimu bukanlah bahan bercandaan yang baik. Mudah-mudahan jika kamu beberapa kali mengingatkan dia apa yang boleh dan tidak boleh dikatakan, mereka akan menyadari topik mana yang melampaui batas.

8. Baik dan ramah pada semua orang


“Bagiku ini perilaku yang pantas …” Apa yang dia anggap sebagai “sopan santun” mungkin muncul di pikiranmu sebagai sikap genit dan terlalu ramah dengan siapa pun (dan semua orang). Cobalah berkomentar secara halus bahwa betapa kamu sangat menikmati saat dia hanya bersikap baik kepadamu saja, sehingga dia bisa melihat bahwa kamu ingin diperlakukan istimewa.

9. Entah karena terlalu posesif dan pengendali atau terlalu apatis dan jauh


“Tampaknya aku hanya tidak bisa melakukan itu dengan benar …” Beberapa pria mengalami kesulitan dalam mengukur seberapa besar ruang yang perlu mereka berikan kepada pasangan secara tepat. Jika kamu membiarkan pacar mencari tahu sendiri jumlah sempurna dari pesan maupun perhatian yang harus dia berikan, mungkin dia merasa stres karena beban tersebut. Cobalah ambil pihak yang aktif dalam mengomunikasikan apa saja yang menurutmu merupakan batas-batas wajar, sehingga kamu bisa mengatur hubungan dengan aktif.