9 Kata-Kata Biasa yang Dikatakan Wanita Saat Bercinta, Tapi Membuat Pria Pemalu Terluka

Ada banyak pria pemalu, dan mereka sering kali terluka oleh kata-kata biasa yang diucapkan wanita saat bercinta. Kami telah bertanya kepada pria-pria pemalu, kata-kata seperti apa yang dimaksud, dan mendapat jawaban berikut.

1. “Lebih cepat!”


“Mungkin pria lain yang dia temui bisa lebih cepat, tapi saya sudah bergerak secepat yang saya bisa.” Pria merasakan dilema bila pasangannya meminta mereka melakukan sesuatu yang mustahil. Jika kamu benar-benar sayang, sebaiknya buat dia lebih nyaman ketimbang menuntut sesuatu yang tidak mungkin darinya.

2. “Boleh aku di atas kali ini?”


“Itu artinya dia tidak puas kalau saya di atas, ya, ‘kan?” Ketika wanita mengatakan ini dengan ekspresi tidak senang, ada dua jawaban, mungkin dia tidak puas atau menyukai posisi di atas. Apa pun itu, ekspresi tidak senang bisa menimbulkan keraguan di hati pria. Sebaiknya cobalah kata-kata lain yang diucapkan dengan lembut, “Bagaimana kalau kita coba begini?”

3. “Wow, ini besar.”


“Mungkin tadinya dia berpikir punya saya kecil karena saya pemalu.” Wanita dalam kasus ini sebenarnya bermaksud memuji, tapi malah jadi bumerang karena dia melihat kejantanan si pria dengan keheranan yang seolah mengatakan ukuran itu tidak sesuai dengan bagian tubuh yang lain. Reaksinya mungkin akan berbeda jika kamu mengatakannya sambil bercinta, “Nikmat sekali karena kamu besar.”

4. “Aku paling suka bercinta denganmu.”


“Sepertinya dia juga bercinta dengan pria lain!” Dalam kasus ini, kata-kata tersebut untuk memuji, tapi justru terkesan si wanita berselingkuh dengan pria lain. Alangkah baiknya mengatakan, “Aku belum pernah merasa begini.” Itu mungkin menyampaikan pesan yang lebih baik tanpa kesalahpahaman.

5. “Ah, ah, kamu enak sekali!”


“Itu berlebihan. Saya tahu dia pura-pura, dan saya kehilangan gairah jadinya.” Pemalu atau tidak, pria akan kehilangan gairah jika mendengar reaksi kenikmatan yang berlebihan. Sebaliknya, pilih gestur kecil seperti menarik seprai yang justru lebih meyakinkan.

6. “Boleh aku menciummu?”


“Saya mulai merona ketika dia bertanya lagi, dan saya tidak bisa merespons.” Tampaknya, pria pemalu makin merasa malu ketika pasangannya meminta dicium lagi secara verbal. Dalam skenario ini, bahasa tubuh mungkin lebih efektif. Jadi, tutup matamu dan condongkan tubuh ke arahnya.

7. “Hmm, kamu baik-baik saja hari ini?”


“Saya rasa pertanyaannya itu menyiratkan bahwa ereksi saya tidak maksimal sehingga dia ingin tahu apakah saya sakit atau apa.” Wanita dalam kasus ini bertanya karena dia khawatir dengan kesehatan pasangannya, tapi pria pemalu menganggap pertanyaan itu sebagai tanda bahwa aksinya lemah. Komentar ini cukup kuat sehingga mungkin dia sulit memulihkan kepercayaan diri. Jadi, sebaiknya jangan katakan apa-apa.

8. “Kamu memang selalu lembut.”


“Apa maksudnya saya harus lebih agresif? Kedengarannya begitu…” Pria pemalu bisa saja menerima pernyataan seperti ini dengan cara negatif. Jika kamu sebenarnya ingin mengatakan sesuatu yang positif, nyatakan dengan jelas.

9. “Kenapa kamu enggak bisa menunjukkan kalau kamu ingin lebih dari ini?”


“Saya tidak pandai merayu untuk mengajak bercinta.” Banyak pria pemalu merasa sulit mengambil langkah pertama, tapi bukan berarti dia tidak mau. Jika kamu yang lebih berpengalaman, kamu saja yang mulai. Kami yakin dia tidak akan keberatan atau protes.