8 Cara Menghibur Kekasih Saat Dia Kecewa dengan Hasil Pekerjaan atau Ujian

Pria paling ceria sekalipun bisa sedih saat menghadapi masalah dengan pekerjaan dan ujian. Jika kekasihmu terpuruk, kamu harus peka dan memperlakukan dia dengan lembut supaya dia ceria lagi. Kami telah meminta pendapat sejumlah pria, dan dalam artikel ini, kami persembahkan 8 cara menghibur kekasih ketika dia kecewa dengan hasil pekerjaan atau ujian.

1. Tersenyum ceria dan mengatakan: “Tidak apa-apa!”


“Saya akan lebih senang kalau dia cerah dan ceria daripada ikut-ikutan sedih.” Kamu bisa menyemangati kekasih dengan sikap yang ceria. Mengomeli dengan kata-kata, “Jangan dipikirkan terus, itu bodoh!” justru akan mendatangkan efek yang sebaliknya. Jadi, sebaiknya kamu memperlakukan dia dengan baik.

2. Ucapkan kata-kata positif: “Tahun depan akan lebih baik.”


“Itu membuat saya ingin memperbaiki diri.” Kembalikan motivasinya dengan membuat dia sadar bahwa ada kesempatan lain untuk berhasil. Kamu bisa menunjukkan perhatian dan menghargai kerja kerasnya dengan mengatakan, “tapi sekarang, mungkin kamu harus istirahat beberapa hari.”

3. Bersikap seperti biasa: “Aku lapar sekali, mau makan?”


“Tidak terpengaruh dengan apa yang terjadi dan bersikap seperti biasa akan membantu dia melihat situasi dari sudut pandang lain.” Dengan bicara normal dan tidak menyelidiki apa yang salah, kamu bisa menenangkan dia dan mengalihkan perhatiannya. Jika dia lebih banyak diam, kamu akan lebih membantu hanya dengan berada di sampingnya.

4. Katakan bahwa kamu mencintainya: “Perasaanku buat kamu tidak berubah.”


“Ketika saya tidak lulus ujian masuk universitas, saya berpikir, ‘Mungkin di mata pacar sekarang saya tidak berguna…’ Pikiran seperti ini membuat pria kehilangan percaya diri dan berpikir buruk tentang dirinya sendiri. Dengan menunjukkan bahwa kamu terus mendukungnya, kamu akan bisa menghentikan kekhawatirannya, “Kita lakukan yang terbaik tahun depan!”

5. Katakan, “Sayang sekali…” dan tunjukkan bahwa kamu juga sedih.


“Saya sadar bahwa dukungannya sangat penting dalam hidup saya.” Tunjukkan bahwa kamu benar-benar bersimpati, dia akan menyadari arti kehadiranmu di sampingnya. Namun, jika kamu terlalu sedih, dia akan merasa melakukan kesalahan. Jadi, jangan terlalu banyak menangis.

6. Hibur dia dengan menceritakan kasus terkenal: “Tahu ‘kan, Bill Gates juga tidak lulus kuliah!”


“Pacar saya menunjukkan bahwa orang genius juga kadang gagal, dan itu membuat perasaan saya lebih baik.” Jika kamu memberi contoh orang yang berhasil, dia akan melihat bahwa satu kegagalan bukan berarti kiamat. Cobalah bicara dan dukung dia dengan beberapa kata bijak, “Kegagalan ini hanya batu loncatan supaya kamu bisa lebih baik nanti!”

7. Katakan sesuatu yang acak: “Tapi… kamu masih bisa memenangkan lotre!”


“Saya ingin dia mengatakan sesuatu yang bodoh supaya saya tidak tegang.” Dengan lelucon, walaupun tidak lucu, kamu bisa membuat dia tersenyum. Tunjukkan bahwa kamu selalu di sampingnya dan cobalah memperbaiki suasana hatinya sedikit, “Kalau kampus itu tidak mau menerima kamu, berarti selera mereka buruk!”

8. Dorong dia: “Kalau kamu tidak senang dengan hasil sekarang, usahakan untuk menjadi yang teratas tahun depan!”


“Saya merasa ini bukan waktunya putus asa, justru untuk menyemangati diri.” Dengan menuntut, kamu bisa mengembalikan semangatnya untuk berjuang. Kobarkan semangatnya dengan mengatakan, “Kita tidak bisa liburan akhir pekan kalau kamu belum membuktikan diri dalam ujian praktik.”