9 Cara Menolak Ronde Kedua untuk Bercinta

Walaupun seks sangat memuaskan, beberapa pria selalu ingin melakukan ronde kedua pada malam yang sama. Wanita yang sudah puas mungkin tidak ingin melanjutkan lagi, tapi sulit menyampaikannya pada pasangan. Kami telah menyurvei sejumlah pembaca wanita untuk mempersembahkan 9 cara menolak ronde kedua.

1. Katakan “Aku capek sekali” dengan mata mengantuk


“Wajar jika kita mengantuk setelah beraktivitas fisik.” Beberapa wanita menggunakan alasan mengantuk karena energinya sudah habis untuk bercinta. Berbaringlah, peluk dia, dan katakan bahwa kamu lelah sekali. Dia pasti bisa menerima alasanmu.

2. Katakan “Rasanya masih agak perih…” dengan wajah kesakitan


“Area pribadi kita sangat sensitif sehingga bisa saja sakit kalau pasangan terlalu keras di ronde pertama.” Beberapa wanita menggunakan rasa sakit sebagai alasan. Cara lain yang efektif adalah sebelum bercinta yang pertama, katakan bahwa kamu agak tidak enak badan dan jelaskan bahwa ketika kamu tidak enak badan, kamu akan merasa sakit setelahnya.

3. Katakan “Yang pertama enak sekali, aku sudah 100% puas” disertai senyum lebar


“Kalau pasangannya puas, pria juga akan puas.” Ekspresikan kepuasanmu, dia akan paham bahwa kamu sudah tidak berminat melanjutkan. Katakan bahwa kamu tidak hanya puas secara fisik, tapi juga secara emosional. Itu akan mengurangi tekanan yang dia rasakan.

4. Katakan dengan ceria “Cukup malam ini, besok lagi!”


“Ketika kita memberi harapan, biasanya pasangan tidak akan meminta lagi.” Jika kamu bisa meyakinkan bahwa dia tidak perlu menunggu lama, semestinya dia akan mengerti. Setelah bercinta, kamu bisa menyarankan untuk memikirkan fantasi lain dan biarkan imajinasinya bekerja. Ini akan membuat dia merencanakan besok, bukan meminta ronde kedua.

5. Ke kamar mandi dan setelah kembali, katakan, “Aku haid!”


“Beberapa pria akan lebih mudah menyerah dengan alasan haid.” Karena kondisi ini di luar kendali, dia akan mudah menerimanya tanpa mengambil hati. Kamu juga bisa bercanda dan mengatakan bahwa dia tidak akan mengerti sakitnya kram menstruasi. Ini akan mencegah dia meminta ronde kedua.

6. Katakan “Aku lapar, ayo cari makan!” dengan ekspresi bersemangat


“Saya bilang kami harus memperbarui energi setelah bercinta.” Makan adalah alasan yang didasarkan pada kebutuhan dasar manusia. Ajak dia makan ke tempat yang kamu rekomendasikan. Jika kamu menyarankan tempat yang bagus, dia mungkin akan tertarik untuk pergi.

7. Katakan “Bagaimana kalau lain kali saja?” dan memohon


“Saya ingin berfokus pada kualitas, bukan kuantitas.” Beberapa pria tersentuh ketika menyadari bahwa pasangannya lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas. Pastikan kamu menjadwalkan sesi berikutnya supaya tidak dibilang cuma berjanji.

8. Katakan “Ayo besok pagi lagi!” dan tersenyum


“Saya senang bercinta di pagi hari.” Beberapa wanita beristirahat dulu satu malam sebelum bercinta lagi. Jika kamu mengatakan, “Sampai ketemu di mimpiku,” dia mungkin akan senang dan puas, dan bahkan bisa tidur nyenyak.