9 Alasan yang Membuatmu Bertanya, “Kamu Yakin Dia Pria yang Tepat?”

Temanmu yang lajang akhirnya punya pacar dan kamu ingin berbahagia untuknya. Namun, kadang kamu tidak setuju atau mungkin merasa perlu menghentikan hubungannya! Jenis pria seperti apa yang bisa membuatmu merasa seperti itu? Untuk artikel ini, kami telah menyurvei sejumlah wanita muda untuk mempersembahkan 9 alasan yang membuat mereka bertanya, “Kamu yakin dia pria yang tepat?”

1. Dia sudah dewasa, tapi tidak bekerja dan menganggur saja seharian.


“Teman saya yang selalu membayar, dan saya ingin mengatakan, ‘Dia cuma bergantung sama kamu!” Dalam beberapa kasus, kekasih temanmu tidak bekerja dan tidak berusaha melakukan apa-apa. Wanita yang selalu sibuk bekerja cenderung jatuh pada pria yang bebas bertemu mereka kapan saja. Jadi, kamu perlu memperingatkan temanmu yang berorientasi pada karier agar berhati-hati!

2. Memiliki impian main di konser padahal tidak bisa main musik.


“Tiap kali ditanya, ambisinya terus berubah.” Beberapa pria suka membual, tapi tidak ada realisasinya. Mungkin kamu bisa mengingatkan temanmu dengan bertanya, “Apa usahanya untuk mencapai tujuan itu?”

3. Kata temanmu kepribadian kekasihnya itu baik, tapi penampilan dan pakaiannya sembrono.


“Mungkin dia baik, tapi mereka sama sekali tidak cocok.” Pria yang tidak bisa berpakaian dengan baik akan sulit memikat wanita. Namun, tentu juga ada beberapa pria yang punya penampilan, tapi tidak punya ada isi. Apa pun kasusnya, mungkin sebaiknya biarkan saja dan doakan semoga temanmu itu bisa melihat dengan lebih jelas.

4. Mereka selalu bertemu di rumah dan sepertinya temanmu ini hanya dimanfaatkan.


“Dia tidak pernah melakukan satu pun untuk teman saya ini, dan memperlakukan dia seperti pengurus rumah.” Jika dari luar saja terlihat tidak beres, mengapa kamu tidak menunjukkan pada temanmu dan bertanya, “Apa dia pernah berusaha membuat kamu merasa spesial?”

5. Ada perbedaan usia yang sangat jauh dan sepertinya dia hanya mempermainkan temanmu.


“Saya kaget sekali. Pacarnya seumur dengan ayahnya!” Kadang ada perbedaan usia yang terlalu jauh. Ada kemungkinan temanmu sudah menghitung dan hanya tertarik dengan uang kekasihnya itu. Mungkin kamu perlu menanyakan niatnya dengan cara yang santai.

6. Dia duda yang harus membayar tunjangan anak atau memiliki utang.


“Mungkin sekarang tidak apa-apa, tapi dia bukan tipe pasangan yang bisa dipertimbangkan untuk hubungan serius.” Beberapa pria memiliki masalah keuangan yang sangat mengkhawatirkan. Tentu saja, jika dia mampu membayar utang dan membereskan masalah keuangan, tidak ada masalah. Jadi, sebaiknya kamu tidak langsung menyimpulkan.

7. Dia egois dan tidak menghargai siapa pun yang tidak dikenalnya.


“Dia kasar dengan pegawai toko dan saya sama sekali tidak respek padanya.” Tipe pria ini arogan dan sombong. Temanmu mungkin bilang, “Tapi dia baik sama aku.” Mungkin kamu perlu mengajak dia berpikir, “Kalau nanti kamu menikah, mungkin dia juga akan memperlakukan kamu seperti itu.”

8. Dia terlalu mengontrol dan bahkan melarang temanmu berkirim pesan.


“Pria yang mengontrol kekasih biasanya tipe yang suka berselingkuh. Dia melakukan apa yang dia tuduhkan, jadi tidak percaya pada kekasihnya.” Pria yang terlalu mengontrol mungkin terlihat berbahaya. Beberapa dari mereka terobsesi, bahkan sampai menguntit. Jadi, kamu harus memperingatkan temanmu agar dia bisa pergi secepatnya.

9. Dia datang dan pergi, dan kamu tidak tahu apa-apa tentang dia.


“Saya tidak tahu siapa dia atau apa pekerjaannya.” Dalam kasus ini, identitas kekasih temanmu ini sangat tidak jelas. Jika mereka belum berpacaran, sebaiknya kamu sarankan pada temanmu, “Paling tidak cari tahu nama asli, tanggal lahir, dan alamatnya.”