9 Tindakan yang Membalikkan Keadaan Saat Kekasih Mengatakan, “Kita Putus Saja”

Apa yang akan Anda lakukan jika pria yang Anda cintai tiba-tiba ingin putus? Jika Anda tidak ingin melepaskannya, Anda akan mencari cara untuk mengubah keadaan, bukan? Dalam edisi ini, kami akan membagikan beberapa metode untuk mengubah pikiran kekasih ketika dia mengatakan ingin putus, berdasarkan survei dari wanita yang melakukannya sendiri.

1. “Bisakah kamu menunggu sehari lagi?” Tundalah keputusan.


“Ada kemungkinan dia mengatakan putus karena situasi sedang panas. Sebaiknya Anda mengambil jeda dan menata perasaan,” kata seorang wanita. Metode ini memberi Anda masa tenang sebelum keputusan diambil. Setelah satu hari berlalu, perasaan kekasih pun mungkin akan berubah. Perpanjangan waktu ini juga memberi Anda kesempatan untuk menata perasaan, jadi Anda bisa mengatakan betapa berartinya dia bagi Anda.

2. “Tolong katakan alasannya.” Buat dia memikirkan lagi proses yang membuat dia menyimpulkan bahwa hubungan harus diakhiri.


“Kadang bicara dapat menyelesaikan masalah,” kata seorang wanita. Bila Anda menanyakan alasannya dengan tenang, dia mungkin menyadari bahwa hubungan masih bisa diperbaiki. Ketika kekasih tiba-tiba minta putus, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu alasannya.

3. “Ayo bicarakan di tempat lain, oke?” Mulailah dengan menyarankan perubahan tempat.


“Perjalanan dapat menenangkan Anda, juga akan membantu dia menata pikiran,” kata seorang wanita. Beberapa pasangan berhasil melanjutkan hubungan dengan pertama-tama pindah ke tempat yang memungkinkan mereka bicara dengan nyaman. Jika Anda berada di tempat berisik atau ramai, atau tempat yang membuat dia ingin bicara cepat-cepat dan langsung ke inti masalah, mungkin Anda tidak akan mendapatkan hasil bagus. Selain itu, pindah tempat akan memberi waktu bagi Anda berdua untuk mempersiapkan percakapan yang konstruktif.

4. Bergumam dengan napas tertahan, “Rasanya aku tidak akan bisa lagi mencintai pria lain sebesar ini.”


“Itu akan membuat dia tersentuh dan berpikir ‘dia benar-benar mencintaiku,’” kata seorang wanita. Mengutarakan keseriusan perasaan Anda kepada kekasih bisa menimbulkan dampak positif dalam situasi seperti ini. Jika Anda jenis orang yang biasa menyembunyikan perasaan, pengakuan tersebut kemungkinan akan semakin efektif.

5. “Tapi aku masih menyayangimu, tidak apa-apa, kan?” Tunjukkan bahwa perasaan Anda tidak berubah.


“Sepertinya dia hanya ingin lepas,” kata seorang wanita. Jika Anda menunjukkan bahwa perasaan Anda kepadanya tidak akan berubah walaupun sudah putus, Anda mungkin dapat mengubah pikirannya. Bila Anda sudah mulai berpikir, “Mungkin ini akhirnya”, utarakan perasaan Anda sambil mengeluarkan semua emosi dan lihat apa yang terjadi kemudian.

6. “Aku bahagia sekali waktu kamu suka masakanku.” Bidik perutnya.


“Awalnya, kami menjaga jarak, tapi kemudian dia kembali pada saya,” kata seorang wanita. Beberapa wanita mampu menarik kekasih mereka kembali dengan menyebutkan masakan mereka. Jika kekasih Anda suka makan, pendekatan ini patut dicoba.

7. “Apakah ini benar-benar akhir bagi kita…?” Pegang dia dan biarkan air mata Anda mengalir.


“Tampaknya saat saya melakukan itu, dia merasa kasihan,” kata seorang wanita. Ketika Anda menunjukkan betapa Anda ingin tetap bersamanya, hatinya mungkin akan luluh. Jika Anda berpegangan padanya dengan wajah basah oleh air mata, Anda sudah menunjukkan perasaan kepadanya. Cobalah, paling tidak Anda akan tahu bahwa tidak ada lagi yang bisa dilakukan.

8. “Aku ingin kamu jadi yang terakhir bagiku.” Katakan bahwa Anda sudah membayangkan masa depan bersamanya.


“‘Jika dia berpikir seserius itu tentang kami, berarti…’—itulah yang dipikirkan oleh kekasih saya,” kata seorang wanita. Jika kekasih menyadari bahwa Anda sudah memikirkan pernikahan, caranya menangani situasi mungkin akan berubah. Pendekatan ini akan sangat efektif jika biasanya Anda cenderung santai dan konyol. Dia mungkin benar-benar tergerak jika tahu bahwa dia merupakan pilihan jangka panjang Anda.

9. “Aku minta maaf atas semua kesulitan yang kutimbulkan. Terima kasih untuk selama ini.” Ungkapkan rasa terima kasih Anda dengan tulus.


“Rupanya cara saya mengatakan ‘terima kasih’ setelah semua hal mengerikan yang dia katakan pada saya memercikkan sesuatu dalam hatinya,” kata seorang wanita. Tetap ingat untuk berterima kasih—dan menyampaikannya dengan anggun—hingga akhir hubungan kadang menimbulkan kesan positif. Jika Anda sudah bersama untuk waktu lama, cara ini membantu dia menyadari bahwa Anda benar-benar penting baginya.

Pendekatan apa pun yang sepertinya paling tepat untuk Anda ketika kekasih mengatakan, “Kita putus saja,” yang penting Anda harus merespons, jangan langsung menerimanya. Kendalikan emosi dan berpikirlah dengan tenang supaya Anda bisa menyampaikan perasaan dan mengatakan semuanya dari hati. Anda mungkin dapat membalikkan keadaan, dan seandainya pun tidak bisa, tidak ada lagi penyesalan.