9 Momen Pria Membatalkan Putus karena Tekad dan Ketegaran Kekasihnya

Pernahkah kekasih yang sangat Anda cintai minta putus, dan Anda bertanya-tanya apa yang bisa Anda katakan untuk mengubah pikirannya? Anda mungkin dapat menariknya kembali dengan mengingat “argumen final” berikut ini. Kami meminta pendapat kaum pria untuk menyajikan “9 Momen Pria Membatalkan Putus karena Tekad dan Ketegaran Kekasihnya”.

1. Ketika dengan lembutnya wanita menunjukkan kekhawatiran. “Apa kamu cukup tidur?”


“Saat dia mengatakan, ‘Kamu terlihat pucat’ dan tampak begitu khawatir, pikiran saya berubah.” Dari yang bisa Anda lihat dari contoh ini, hati pria tergerak ketika kekasih memperlakukan dia dengan lembut dan mesra. Kadang masakan rumah dan vitamin juga dapat menunjukkan perhatian Anda.

2. Ketika wanita menatap kekasihnya dengan mata berkaca-kaca dan mengatakan, “Kamu satu-satunya buat aku!”


Saat dia menangis dan mengatakan, ‘Aku tidak bisa hidup tanpa kamu,’ saya merasa kejam sekali jika meninggalkannya…” Air mata itu efektif. Namun seperlunya saja karena tangis berlebihan justru bisa menjadi bumerang.

3. Ketika wanita tersenyum gembira, “Aku bahagia bersamamu!”


“Saya langsung menyadari, mengapa saya punya pikiran putus dengan gadis sehebat ini?” Seperti yang Anda lihat, metode ini menunjukkan bahwa Anda tak tergantikan. Jadi, sebaiknya Anda melatih senyum supaya tidak terkesan penuh perhitungan atau tidak tulus.

4. Saat wanita meminta kesempatan kedua. “Jika ada yang salah, aku akan perbaiki, jadi biarkan aku tetap bersamamu!”


“Dia minta maaf, ‘Kamu pasti merasa terkekang. Aku minta maaf…’, dan dia sangat manis, saya tidak bisa bersikap dingin padanya.” Pria akan tersentuh ketika Anda minta maaf dengan tulus dan berjanji untuk berubah. Akan tetapi, mungkin juga Anda terkesan tidak tahu kapan saatnya harus menyerah, jadi sebaiknya gunakan metode ini jika Anda yakin seperti apa reaksinya.

5. Ketika wanita membicarakan kenangan bahagia tentang kencan pertama. “Kita gugup sekali waktu kencan pertama, kan?”


“Saya jadi ingat betapa kami saling mencintai.” Membawa kembali kenangan bahagia dari masa lalu adalah strategi untuk mengembalikan pikiran kekasih seperti pada saat-saat itu. Kenangan menyenangkan mungkin dapat mengembalikan dia pada Anda.

6. Ketika wanita merencanakan sesuatu untuk hari-hari ke depan. “Ayo piknik ke mata air panas!”


“Saya sangat tersentuh melihat dia dengan semangatnya membawa buku panduan wisata untuk perjalanan itu, sampai saya tidak sanggup membicarakan tentang putus.” Rencana masa depan merupakan salah satu cara untuk mencegah putusnya hubungan. Namun, Anda harus hati-hati supaya dia tidak menyadari bahwa ini adalah taktik untuk menunda, dan Anda tidak bisa sering-sering menggunakannya.

7. Ketika wanita bertekad untuk berpura-pura tenang. “Walaupun kita putus, perasaanku padamu tidak akan berubah.”


“Melihat ketegarannya, saya memutuskan kami tetap harus bersama lebih lama lagi.” Memasang wajah bahagia atau menunjukkan bahwa cinta Anda akan tetap sama dapat mengerem rencana putus dari kekasih. Usahakan untuk benar-benar tegar dan jangan jatuh dalam kubangan air mata, tunjukkan kekuatan dari ketegaran wanita.

8. Ketika wanita menunjukkan bahwa dia dan kekasihnya berada pada frekuensi yang sama. “Cuma kamu yang bisa memahami lucunya ini!”


“Saat kami bersantai, menonton TV bersama, saya menyadari bahwa hanya dengan dia saya bisa merasa senyaman itu.” Kemungkinan lain yang dapat dicoba adalah mengingatkan kekasih akan kecocokan dan kenyamanan Anda dengan satu sama lain. Salah satu caranya adalah dengan mempersiapkan bahan yang senada dengan kata-kata di atas untuk mengingatkan dia tentang hubungan Anda yang unik.

9. Ketika wanita mencoba bertahan dengan upayanya yang putus asa. “Aku tidak mau putus!”


“Saat dia kaget dan memohon, ‘Tidak! Aku mencintaimu!’ saya sadar saya tidak bisa meninggalkan dia sendiri.” Metode ini mengharuskan Anda melepaskan semua kepura-puraan dan menumpahkan semua perasaan. Namun jika berlebihan, risikonya dia semakin menjauh, jadi sebaiknya Anda membaca situasi terlebih dahulu.

Jika keputusan kekasih sudah mantap, pikirannya tidak akan mudah diubah, tapi Anda harus mencobanya jika tidak ada hal lain yang perlu dipertimbangkan. Jangan terlalu serius, tapi tunjukkan perasaan Anda dengan jujur supaya dia tahu bahwa Anda tidak berpura-pura.